PEMANFAATAN PERMAINAN ANAK SESUAI PERKEMBANGAN ANAK TK

Aspek-Aspek Pengembangan Anak Usia TK

Aspek Pengembangan anak usia TK berdasarkan kurikulum 2004
A. Usia 4-5 tahun
Anak usia 4-5 tahun sangat aktif,energik suka bermain peran karena ide-ide mulai berkembang dan mulai bergabung dengan kelompoknya

1.Aspek Pengembangan Fisik meliputi:
• Aspek pengembangan motorik kasar : gerakan yang dilakukan dengan menggunakan otot besar, yang meliputi :berjalan dengan berbagai variasi,naik turun tangga tanpa pegangan,memanjat dan bergelantungan dll
• Aspek pengembangan motorik halus : gerakan yang dilakukan menggunakan otot halus dan koordinasi mata serta jari-jari tangan yang meliputi :mencontoh bentuk +, x, lingkaran, bujur sangkar, segitiga secara bertahap, membuat garis lurus, vertikal, melengkung

2.Aspek Pengembangan Kognitif yaitu mampu untuk berpikir logis, kritis memberi alasan, memecahkan masalah dan menemukan hubungan sebab akibat, meliputi : mengelompokkan, memasangkan benda yang sama dan sejenis atau sesuai pasangannya, menyebutkan 7 bentuk (lingkaran, bujur sangkar, segitiga, segi panjang, segi enam, belah ketupat, trapesium) dll

3.Aspek Pengembangan Bahasa yaitu mampu menggunakan bahasa untuk dipahami baik secara pasif maupun digunakan secara aktif untuk berkomunikasi secara efektif. Aspek pengembangan bahasa mencakup membedakan berbagai jenis suara, mengenal masing masing bunyi huruf, menyatakan dengan 6-10 kata.

4. Aspek Pengembangan Sosial Emosional yaitu mampu mengenal lingkungan alam serta mampu mengembangkan konsep diri, sikap positif terhadap belajar, kontrol diri dan rasa memiliki. Kemampuan pada aspek ini meliputi : mematuhi etika dan jadwal makan,bergaul dengan sopan, terbiasa menggunakan WC dna kamar mandi.

5. Aspek Pengembangan Moral & Nilai-Nilai Agama yaitu mampu melakukan ibadah, mengenal dan percaya akan Tuhan dan ciptaanNya serta mencintai sesama. Aspek ini meliputi : menyanyikan lagu keagamaan, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, bersikap yang benar saat berdoa.

6.Aspek Pengembangan Seni diharapkan telah peka pada irama nada, birama, berbagai bunyi serta menghargai suatu hasil karya, aspek ini meliputi : mengekspresikan gerakan dengan irama yang bervariasi, membentuk irama dengan bertepuk atau membunyikan benda-benda lain, memainkan alat musik, melukis dengan alat yang bervariasi

B. Usia 5-6 tahun

1.Aspek Pengembangan Fisik meliputi:
• Aspek pengembangan motorik kasar, kemampuan yang diharapkan meliputi : merayap dengan berbagai variasi, merangkak dengan berbagai variasi, berjalan lurus, berjingkat, mengangkat tumit, menyamping, membawa cangkir berisi air.
• Aspek pengembangan motorik halus, kemampuan yang diharapkan meliputi : mencontoh bentuk +, x, lingkaran, bujur sangkar, menjiplak angka, menjahit sederhana dengan menggunakan sepatu, benang wol, tali rafia

2.Aspek Pengembangan Kognitif kemampuan yang diharapkan meliputi : menyebut urutan bilangan 1-20, mengenal lambang bilangan, menyebutkan semua jenis bentuk-bentuk

3.Aspek Pengembangan Bahasa yaitu menirukan 2-4 urutan angka,kata, mengikuti 2-5 perintah sekaligus, menggunakan dan menjawab pertanyaan apa, mengapa, dimana,berapa,bagaimana dengan kalimat yang lengkap

4. Aspek Pengembangan Moral & Nilai-Nilai Agama.Aspek ini meliputi : menyanyikan lagu keagamaan, selalu berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, dapat melakukan ibadah, membedakan ciptaan Tuhan dengan buatan manusia

5. Aspek Pengembangan Sosial Emosional Kemampuan pada aspek ini meliputi : mematuhi etika dan jadwal makan,bermain bersama dan bergantian menggunakan alat permainan, terbiasa menggunakan WC dan kamar mandi,berani ke sekolah tanpa diantar,dapat memlilih kegiatan sendiri

6.Aspek Pengembangan Seni.Aspek ini meliputi : menari sesuai dengan irama musik, bertepuk tangan membentuk irama,memainkan alat musik

enis Permainan yang sesuai dengan
Aspek-Aspek Pengembangan Anak Usia TK

A. Permainan Berdasarkan Tinggi rendahnya Keterlibatan Anggota Tubuh

1. Kegiatan Bermain Aktif
Pengertian : Kegiatan bermain aktif merupakan kegiatan yang memberikan kesenangan dan kepuasan pada anak melalui aktivitas yang mereka lakukan sendiri, biasanya melibatkan banyak aktivitas tubuh/gerakan tubuh.
Seberapa sering anak melakukan kegiatan bermain aktif dipengaruhi oleh : kesehatan,penerimaan sosial dari kelompok teman bermain, tingkat kecerdasan anak, jenis kelamin,alat permainan,lingkungan tempat.
Beberapa macam jenis kegiatan bermain aktif antara lain :
• Bermain bersama teman (terjadi kegiatan sosial dengan saling meminjam mainan,memiliki aturan walaupun tidak ada yang menjadi pemimpin ). kegiatan yang termasuk didalamnya yaitu : bermain disudut rumah, bermain balok, legi, rakitan, bermain pasir, bermain air,bermain ayunan dll
• Bermain dalam kelompok (sudah terorganisasi dan memiliki tujuan, ada seorang pemimpin yang mengontrol kegiatan tersebut).Kegiatan yang termasuk bermain dalam kelompok antara lain : bermain tali, sepkabola, bola basket

2. Kegiatan Bermain Pasif
Pengertian : Kegiatan bermain aktif merupakan kegiatan yang memberikan kesenangan dan kepuasan pada anak melalui aktivitas yang mereka lakukan sendiri, tidak melibatkan banyak aktivitas fisik. Manfaat dari bermain pasif atau hiburan antara lain : Sebagai sumber pengetahuan, menambah perbendaharaan kata dan lebih paham begaimana menggunakannya dalam berkomunikasi dengan orang lain, melakukan identifikasi dengan tokoh-tokoh cerita atau tokoh berita sehingga anak punya pemahaman sosial yang dapat menyesuaikan diri terhadap kehidupan masyarkat dll
Beberapa macam jenis kegiatan bermain pasif antara lain : membaca, menonton film,mendengarkan radio, mendengarkan musik.

B. Permainan Berdasarkan Kemampuan dan Keterampilan yang dikembangkan Anak

1. Bermain untuk Pengembangan Kemampuan Kognitif
Permainan ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dari kognitif yang sederhana kepada kognitif yang lebih kompleks, sarat dengan kegiatan pengembangan kemampuan IPA dan matematika.Contoh-contoh permainannya antara lain : bermain klasifikasi beragam benda, memperkirakan jumlah benda, mencoba beragam rasa

2. Bermain sebagai latihan Koordinasi Gerakan Motorik (fisik)
Jenis permainan ini menitikberatkan pada keterampilan dalam mengkoordinasikan gerakan motorik baik motorik kasar maupun motorik halus, hal ini dapat dilihat aktivitas anak yang melakukan gerakan motorik secara berulang-ulang seperti berlari, memanjat,naik sepeda, lompat dll,walaupun lebih ditekankan pada pengembangan aspek kognitif tapi secara bersamaan juga mengembangkan aspek kognitig seperti :
a. Memperkirakan tingginya suatu pohon dengan kemampuannya untuk memanjat
b. Memperkirakan kenanpuan keseimbangan tubuh saat mengendarai sepeda agar tidak jatuh

3. Bermain Konstrukitif untuk Pengembangan Kemampuan Kognitif dan Ketrampilan Motorik Halus
Pada permainan ini anak dapat menyusun berbagai macam bentuk dan ukuran balok, lego,rakitan menjadi bangunan (seperti rumah, gedung, hotel dll),selain itu anak juga dapat melatih gerakan motorik halus, terlihat pada saat menggunakan jari-jarinya untuk menyusun balok agar tidak jatuh.pada waktu yang bersamaan anak juga mengoperasikan kemampuan kognitifnya agar baloknya tidak jatuh dan memilih balok yang tepat untuk dijadikan bangunan.

4. Bermain Drama sebagai latihan Pengembangan Berbahasa
Merupakan refleksi dari pengembangan kognitif yang ditekankan dalam imajinasi atau fantasi.aktivitas ini bermanfaat pada pengembangan kemampuan anak dalam bersosialisasi dan berkomunikasi.permainan ini meningkatkan perbendaharaan kosakat, spontanitas, kelancaran anak berbicara dan ketrampilan berkomunikasi.selain aspek pengembangan bahasa juga dikembangkan seluruh aspek yaitu kognitif, fisik, sosial emosional, seni,moral dan nilai-nilai kehidupan anak.

5. Bermain untuk Pengembangan kemampuan Seni
Berfungsi meningkatkan kepekaan dan apresiasi anak terhadap seni gerak,rupa dan musik serta rasa percaya diri pada anak,saat bernyanyi dan memainkan alat musik tertentu selain menyenangkan juga belajar kreatif, belajar bekerja sama.Contoh kegiatan ini adalah menyanyi, menari, senam,melukis,menggambar dll

6. Bermain sebagai Penumbuhan Aspek Moral dan Nilai-Nilai Kehidupan
Bertujuan untuk mengembangkan, menumbuhkan mengasah kepekaan, kepudilan untuk menjunjung moral dan nilai-nilai yang berlaku universalmisalnya : menunggu giliran untuk bermain,menyelesaikan masalah dengan teman

Program Bermain yang sesuai dengan
Aspek-Aspek Pengembangan Anak Usia TK

Program-program yang dapat dilakukan di TK antara lain :
A. Bermain Pasir
Lumpur dan tanah adalah alat permainan yang paling dekat dengan anak, pasir memiliki tekstur yang lain denga lumpur/ tanah.kebanyakan bak pasir dibuat dari bahan kayu yang dilapisi seng dengan ukuran 100 x 90 x 30 cm atau 2 ½ x 0.35 m. Apabila pasir tidak digunakan, bak pasir bisa ditutup karena kotoran kucing/binatang lain akan membahayakan kesehatan.demikian pula peralatan yang dipakai dapat selalu diganti dan ditambah agar anak tidak bosan

B. Bermain Air
Bak air bisa diganti dengan ember,bila diluar ruangan ditempatkan diatas rumput atau diberi alas plastik bila didalam kelas agar mudah dibersihkan.peralatan yang digunakan adalah gelas,botol,mangkok,cangkir, plastik dan berbagai benda yang dapat tenggelam/terapung, spons, sedotan dll

C. Bermain Balok
Balok merupakan pilihan favorit bagi anak.Daya penalaran anak akan aktif, konsep matematika akan ditemukan sendiri seperti nama bentuk,ukuran, sama/tidak sama. Sosialisasi anak juga terjadi pada saat anak membagi tugas, berbagi pengalaman, tenggang rasa dan berkomunikasi.selain itu pengembangan bahasa timbul saat anak menyebutkan nama hasil kreasinya

D. Bermain Alat Manipulatif
Alat manipulatif adalah alat yang kecil dan dapat diletakkan diatas meja sehingga anak terampil bekerja dan mengembangkan daya pikirnya.misalnya : papan hitung, puzzle,mozaik,balok ukur dll.Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika bermain dengan alat manipulatif adalah sebagai berikut :
1. Pemillihan alat permaianan yang memungkinkan berkembangnya berbagai keterampilan,kemampuan dan bersifat menantang
2. Permainan yang tahan lama dan aman
3. Penjagaan alat permainan yang bervariasi dan selalu siap dimainkan
4. Tempat yang digunakan untuk bermian didalam/diluar ruangan, dimeja/dilantai dan bebas dari lalu lalang
5. Pemilihan bahan sesuai dengan minat anak

E. Sudut Rumah Tangga
Sudut rumah tangga yang sederhana sampai berbentuk kompleks dan semua serba sunguh-sungguh adalah ciri suatu Taman Kanak-Kanak.Biasanya terdiri dari : kompor, alat dapur, lemari, rak piring, rumah boneka lengkap dengan seluruh perabotnya, tempat tidur dll

F. Bermain di Perpustakaan
Perpustakaan dilengkapi dengan kumpulan buku anak,buku referensi,ensiklopedia atau gambar-gambar (poster).Ditempat ini anak dapat membaca buku atau mendengarkan cerita oleh guru maupun temannya.

G. Bermain di Luar
Halaman sekolah adalah tempat yang menyenangkan.mereka dapat bersosialisai, mengembangkan fisik dengan berlari atau memainkan alat lain yang disediakan (misal ayunan, papan titian)Kerjasama guru dalam mengawasi anak saat bermain yang juga disesuaikan dengan luasnya area bermain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s